Mengenal Hewan Pemakan Rayap, Termisida Alami yang Eco Friendly

Termisida – Bagaimana cara membasmi rayap? Kebanyakan akan menjawab pertanyaan tersebut dengan menyebutkan nama-nama merk termisida. Padahal, ada juga lho agen pembasmi rayap yang sifatnya alami. Agen-agen tersebut berupa hewan pemakan rayap yang memang hidup dengan memangsa anai-anai.

Rayap atau termite merupakan hewan yang bersifat koloni. Organisme ini memiliki wujud seperti semut, dan kehidupan sosialnya pun menyerupai semut. Pada satu koloni rayap, terdapat ratu, pekerja, sampai prajurit yang memiliki peran masing-masing. Namun meski mirip dengan semut, sebetulnya rayap lebih dekat dengan kecoa. Secara taksonomis, kecoa adalah salah satu insekta yang mirip dengan termit.

Di alam, rayap memiliki peran yang tergolong krusial. Rayap biasanya berperan sebagai penghancur massa organik besar menjadi lebih kecil. Hasil kerja rayap ini membantu bakteri pembusuk dalam mencerna zat organik menjadi zat anorganik.

Spesies rayap sendiri sangat banyak. Ada ribuan spesies dengan kelompok-kelompok yang belum teridentifikasi sama sekali. Di dunia, area di mana rayap paling banyak ditemukan adalah di daerah tropis. Indonesia, dengan kata lain, memiliki keragaman rayap yang tergolong tinggi.

Baca juga: Harga Insektisika Antirayap 2020

Ketika Rayap Jadi Hama

Memiliki peran ekologis yang krusial, rayap memang sangat penting dalam daur materi dan energi. Sayangnya, selain memiliki peran vital tersebut, rayap juga bisa menjadi destruktif. Sifat destruktif rayap ini umumnya terjadi ketika rayap mulai menarget benda-benda yang berguna bagi manusia. Misalnya perabot, kerajinan, sampai bangunan rumah. Ya, rayap, sebagaimana yang kita ketahui, memang kerap menjadi faktor yang merusak berbagai hal tersebut. Biasanya rayap akan memakan dan bersarang pada bahan organik atau area yang dekat dengan bahan organik.

Mau Basmi Rayap? Ada Hewan Pemakan Rayap, lho

Berbagai Jenis Burung

Banyak jenis burung yang mau memakan rayap. Beberapa di antaranya justru menjadikan rayap sebagai salah satu makanan yang paling disukai. Hal ini wajar mengingat ukuran rayap yang memang sesuai sebagai pakan burung. Selain itu, rayap mengandung gizi yang dibutuhkan banyak burung. Contoh burung yang sering memakan rayap adalah merpati. Ayam, yang merupakan unggas juga sering mencari rayap dengan mencakar-cakar sarang rayap di tanah atau di sampah organik. Laron yang merupakan salah satu tahapan rayap juga sering diincar oleh ayam.

hewan pemakan rayap

Semut dan Serangga lainnya

Terdapat sangat banyak spesies semut di seluruh dunia. Beberapa jenis semut adalah semut karnivor dan mencari makan dengan cara berburu. Tak heran, semut menjadi salah satu hewan pemakan rayap yang terkenal. Saat menyerang rayap sendiri, ada beberapa cara yang dilakukan semut. Beberapa ada yang secara acak memangsa rayap saat menemukannya, namun ada juga spesies semut yang beramai-ramai menyerbu sarang semut dan memangsa hewan-hewan tersebut.

Anteater alias Pemakan Semut

Jenis hewan pemakan rayap yang lain adalah anteater alias pemakan semut. Anteater sebagaimana namanya selama ini dikenal secara spesifik memakan semut. Namun penelitian lebih lanjut mengungkap bahwa ternyata hewan ini juga suka memangsa rayap. Rayap dan semut sendiri meski memiliki tampilan yang mirip sebetulnya berbeda. Rayap memiliki kekerabatan yang lebih dekat dengan kecoa bila dibandingkan dengan semut.

Kadal dan Ular

Tahukah Anda bahwa kadal dan beberapa jenis ular juga tergolong hewan pemakan rayap? Apalagi keduanya bergerak secara melata dan karenanya sering bersinggungan dengan rayap maupun sarangnya.

Katak

Katak juga sering menjadikan rayap sebagai pakannya. Namun tak semua katak melakukan ini.

hewan pemakan rayap

Baca juga: Teter Kayu

Lebih Eco Friendly

Menggunakan berbagai jenis hewan pemakan rayap tersebut jelas lebih eco friendly. Anda bisa saja menggunakannya untuk kebutuhan-kebutuhan anti rayap. Misalnya, Anda memiliki usaha warung makan di dekat persawahan. Agar warung makan Anda bebas dari rayap, Anda bisa melepaskan organisme seperti kadal di area sekitar warung makan. Jangan malah mematikan kadal-kadal hingga katak yang bisa menurunkan populasi rayap.

Tapi Tidak Efektif!

Sebagaimana dijelaskan di atas, penggunaan hewan pemakan rayap memang lebih ramah lingkungan. Anda tak perlu khawatir dengan residu termisida dan hal-hal lain sejenisnya. Namun penggunaan hewan seperti itu pun bukannya tanpa kekurangan. Secara umum, bisa dikatakan bahwa pengendalian hama rayap menggunakan predator alaminya kurang efektif. Hal ini dikarenakan:

  1. Hewan predator rayap tersebut tidak bisa dikendalikan dengan mudah.
  2. Pembasmian hama rayap menjadi tergantung pada kehidupan predatornya, padahal, predator juga bisa mengalami masalah.
  3. Sangat sulit diterapkan untuk berbagai skala kebutuhan baik itu rumah tangga hingga industri besar
  4. Biaya pengendalian dengan cara tersebut bisa jauh lebih mahal
  5. Hewan pemakan rayap justru bisa merusak produk yang hendak diproteksinya dari rayap

Contohnya saja untuk membasmi rayap di area yang hendak dibangun sebuah gedung. Penggunaan hewan pemakan termit memang masih memungkinkan. Tapi bagaimana bila hal yang sama diterapkan di industri mebel dan kerajinan? Bisa-bisa, kayu yang hendak dilindungi dari rayap malah mengalami kerusakan.

Untuk Kebutuhan Usaha, BioCide Insecticide Tetap Jadi Andalannya!

Untuk kebutuhan usaha yang lebih profesional, sebaiknya Anda menggunakan produk antiserangga yang lebih efektif dan efisien dalam cara kerjanya. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa mengandalkan BioCide Insecticide.

BIOCIDE INSECTICIDE

BioCide Insecticide adalah insektisida yang memiliki kinerja sangat baik. Produk ini memiliki efisienitas dan juga efektivitas yang sangat tinggi. BioCide Insecticide menggunakan bahan aktif cypermethrin 100 EC. Cypermethrin 100 EC merupakan zat yang lebih mudah diuraikan di alam dibanding bahan aktif insektisida lainnya. Dengan demikian, bagi Anda yang konsen dengan masalah lingkungan, penggunaan BioCide bisa menjadi solusi yang sangat baik.

BioCide Insecticide juga bisa digunakan untuk membasmi hama non rayap, lho. Produk ini juga bisa digunakan untuk membasmi semut, kumbang bubuk, dan berbagai hama lainnya.

Secara umum, berikut ini berbagai keunggulan BioCide Insecticide secara lengkap.

  1. Cara kerja efektif dan efisien
  2. Hasil yang sangat baik
  3. Terpercaya, sudah lama digunakan industri woodworking dan konstruksi
  4. Mudah digunakan
  5. Menggunakan pelarut air sehingga lebih aman dan juga hemat
  6. Harga terjangkau
  7. Dikemas dalam konsentrasi yang lebih tinggi

Sangat menarik bukan? Makanya, ayo pesan BioCide Insecticide! Sekali lagi, rayap kadangkala bisa menjadi hama yang sangat merugikan. Oleh karenanya, hama ini perlu segera diatasi. Untuk mengatasi hama rayap sendiri, bisa dilakukan beberapa cara. Secara alami, bisa digunakan organisme atau hewan pemakan rayap. Ada beberapa spesies yang memang dikenal sering memangsa rayap. Namun penggunaan hewan seperti ini terbatas dalam penggunaannya. Anda tentu tak bisa berharap katak atau merpati digunakan sebagai antirayap pada perusahaan mebel, bukan? Untuk kebutuhan yang terakhir disebut itu, tentu BioCide Insecticide adalah jawaban yang paling tepat.

Semoga bermanfaat! Nantikan berbagai informasi menarik lainnya di antiserangga.com ya.

Artikel terkait:

Anti Serangga

Leave a Comment