Menyamakan Warna Kayu Jati Yang Tidak Seragam

2
2089
Menyamakan Warna Kayu Jati Yang Tidak Seragam
kayu jati doreng sebaiknya diseragmkan warnanya sebelum di finishing menjadi furniture

Kayu jati menjadi kayu yang palinng banyak diminati karena karakteristik kayu yang awet dan memiliki daya tahan terhadap cuaca yang cukup baik. Ciri khas dari serat kayu jati ini juga berbeda dibanding kayu jenis lain sehingga kayu jati ini tergolong kayu dengan harga yang cukup tinggi.  Kayu yang mewah ini dapat diolah menjadi furniture, mebel taman, kerajinan, hingga dibuat sebagai tangga.

Pohon jati tumbuh besar dengan tinggi mencapai 9-11 meter dengan diameter 0,9-1,5 meter. Namun ada juga jenis pohon jati yang tumbuh hingga 40-45 meter dengan diameter 1,8-2,4 meter. Pohon jati termasuk pohon yang baik karena memiliki garis lingkar besar, berbatang lurus dan tumbuh dengan sedikit cabang. Kayu jati yang bagus biasanya tumbuh diatas 80 tahun karena memiliki kekuatan yang baik.

Pohon jati memiliki jenis yang berbeda. Beberapa jenis pohon jati yang perlu Anda ketahui:

  1. Kayu Jati Kampung

Kayu jati kampung atau yang sering disebut dengan kayu jati rakyat ini memiliki pertumbuhan sekitar 15 hingga 25 tahun sampai siap ditebang. Pohon jati kampung ini cenderung memiliki banyak bengkokan sehingga menghasilkan kayu yang sedikit bengkok juga. Kayu jati ini biasanya memiliki kadar air yang tinggi sehingga terlihat basah pada permukaan, cenderung memiliki getah, tingkat penyusutan yang tinggi dan mudah pecah ataupun retak.

Untuk sistem pengeleman kayu ini kurang baguus karena lem tidak akan menempel dan bekerja sempurna dikarenakan sisa getah yang masih melekat. Untuk warna kayu ini adalah warna kayu yang pucat. Namun kayu jati ini memiliki harga yang cukup terjangkau dibanding dengan kayu jati jenis lainnya. Keawetan kayu ini berada dinomor I dan tingkat kekuatan di nomor I dan II. Kayu jenis ini juga tahan terdahap lembab.

  1. Kayu Jati Mas

Kayu jati ini memiliki pertumbuhan lebih cepat dibanding kayu jati kampung yaitu sekitar 7 sampai 15 tahun. Pohon jati mas batangnya cenderung lurus dan tidak bengkok. Sehingga para pengrajin mebel menggunakan kayu jati jenis kayu jati mas ini sebagai bahan dasar pembuatan furniture.

Karena batang yang tidak bengkok memudahkan pengrajin untuk membentuk furniture sesuai desain. Namun kayu jenis ini memiliki kayu gubal. Kayu gubal yaitu bagian pinggiran kayu yang  memiliki warna yang cenderung putih bahkan pucat. Kayu ini memiliki tingkat keawetan di nomor II dan tingkat kekuatan di nomor I dan II.

  1. Kayu Jati Perhutani

Kayu jati perhutani atau yang sering disebut TPK, jenis ini merupakan kayu yang dikelola oleh perhutani dari mulai pembibitan hingga penebangan dan penjualannya. Kayu jati perhutani dikenal memiliki kualitas yang bagus dibanding jenis kayu jati kampung dan kayu jati mas. Usia kayu ini tergolong tua. Setiap pohon diseleksi setiap tahunnya oleh perhutani untuk memastikan pohon sudah siap ditebang atau belum.

Kayu ini merupakan kayu yang paling mahal dibanding dengan kayu jenis lainnya. Selain karena memiliki pori-pori yang padat sehingga tidak mudah patah ataupun retak. Kayu jenis ini juga memiliki keawetan yang lebih dibanding jenis kayu jati mas dan jati kampung. Untuk harga memang tidak bisa dipungkiri dengan sebanding kualitas terbaik dari kayu ini.

Kayu jati semakin lama penanamannya, biasanya akan semakin baik pula kualitasnya. Jika pohon jati yang ditebang terlalu muda, biasanya kayu jati akan memiliki kelemahan dari segi tekstur dan ketahanan terhadap serangan jamur atau serangga. Karena kayu jati yang dikenal adalah kayu jati yang tahan terhadap serangan jamur dan serangga. Kualitas kayu jati yang baik didapatkan adalah dari pohon jati yang dirawat dengan baik dan berusia tua. Usia kayu ajti semakin tua maka akan semakin padat struktur kayunya sehingga semakin kuat dan awet.

Kayu memiliki bagian-bagian yang disebut dengan cincin pertumbuhan, mata kayu, gubal kayu dan kayu teras. Cincin pertumbuhan merupakan gambar pola-pola konsentrik pada penampang melintang kayu. Hal ini biasanya terjadi karena cuaca yang dialami pohon berubah-ubah. Mata kayu dari bagian yang merupakan dasar dari percabangan atau kuncup yang dorman dan biasanya mata kayu dinilai sebagai cacat sehingga berpengaruh pada hasil akhirnya.

Gubal kayu, bagian kayu luar yang masih hidup dan biasanya memiliki warna lebih gelap. Kayu teras, terbentuk lebih awal pada suatu pohon dan telah mati dan terletak di bagian dalam dari sebuah kayu dan tidak memiliki pembuluh sehingga sudah tidak berfungsi lagi.

Bagian-bagian kayu ini memiliki warna yang berbeda. Sehingga ketika ketika kayu memasuki proses finishing atau pewarnaan, hasilnya akan menjadi berbeda. Dan warna dorengnya akan sulit di finishing dengan warnaa yang sama. Maka dari itu, alangkah lebih baik jika kayu jati yang akan di finishing disamakan warnanya terlebih dahulu untuk mempermudah proses finishing dan tetap mendapatkan hasil yang terbaik.

Menyamakan warna kayu jati agar seragam tentu mudah jika Anda menggunakan pemutih khusus kayu yang bisa diaplikasikan dengan metode yang ringan seperti kuas. Dan juga akan lebih baik lagi jika Anda memilih pemutih khusus kayu yang tidak memerlukan waktu lama untuk proses aplikasi hingga hasilnya.

Memilih pemutih khusus kayu sebaiknya jangan asal memilih karena jika pemutih untuk kayu merupakan bahan kimia yang berbahaya, tentu akan menyebabkan gangguan pada kesehatan dan lingkungan Anda. Jika Anda akan menggunakan pemutih khusus kayu, pilihlah bahan pemutih kayu yang aman dan ramah lingkungan dengan campuran air sebagai pelarutnya.

Menggunakan pelarut air ini akan lebih aman dan ramah lingkungan dibanding menggunakan pemutih dengan campuran solvent atau minyak. Seperti merk pemutih White Agent 250 yang aman dan ramah lingkungan. White Agent 250 atau WA 250 ini merupakan bahan pemutih khusus kayu dan jenis serat alam. WA 250 ini menggunakan campuran air sebagai pelarutnya sehingga cukup aman dan ramah untuk kesehatan dan lingkungan.

Menyamakan Warna Kayu Jati Yang Tidak Seragam
wa 250 untuk menyeragamkan warna kayu doreng

Jika Anda menggunakan WA 250 ini untuk menyamakan warna kayu jati Anda, maka hasilnya akan terlihat cerah alami sehingga mudah untuk di finishing. Bahannya tidak membuat iritasi pada kulit dan tidak membuat karat pada logam yang terkena cairan ini. Aplikasi bahan pemutih ini bisa menggunakan metode kuas dan tidak perlu dijemur dibawah sinar matahari. Sehingga aplikasi bahan pemutih ini tidak memakan waktu dan tenaga yang cukup banyak.

Bahan pemutih ini bisa digunakan untuk semua jenis kayu dan serat alam seperti bambu, rotan ataupun lidi. WA 250 ini efektif menyamakan warna doreng kayu akibat cacat bawaan atau cacat akibat noda blue stain atau lain sebagainya. Jika Anda menggunakan pemutih untuk kayu jati Anda, Anda bisa memastikan hasil finishing pada kayu jati akan semakin baik. Karena warna seragam ada kayu jati akan meningkatkan nilai estetika dan nilai jual pada kayu jati.

SHARE

2 COMMENTS

Leave a Reply