Tips Memilih dan Contoh Jenis Kayu untuk Konstruksi Bangunan yang Berkualitas

Pemilihan jenis kayu untuk konstruksi bangunan tak bisa dilakukan secara asal. Sebab aspek yang terancam bila kita sembarangan memilih bukan sekedar rugi biaya, namun juga rugi dalam hal keselamatan.

jenis-kayu-untuk-konstruksi-bangunanKayu adalah salah satu bahan yang memiliki historis panjang dalam kehidupan manusia. Material ini telah lama dikenal sebagai bahan baku untuk pembuatan benda-benda yang kita gunakan. Salah satu pemanfaatan kayu yang sangat mencolok adalah sebagai material konstruksi atau bahan bangunan. Meski saat ini kayu telah tersubstitusi oleh beragam bahan lain seperti baja ringan, namun tetap saja kayu memiliki banyak peminat. Bagaimana tidak? Selain memang bisa diandalkan, kayu mampu menciptakan suasana bangunan yang lebih asri dan cantik.

Namun dalam pemilihan kayu untuk keperluan ini, kehati-hatian harus diutamakan. Sebab sebagai material konstruksi, kayu juga berperan dalam hal keselamatan pengguna bangunan itu sendiri. Penentuan jenis kayu untuk bahan bangunan setidaknya harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa kriteria.

Aspek Penting Pemilihan Kayu untuk Konstruksi Bangunan

Kekuatan

Kriteria yang dimaksud contohnya adalah kekuatan. Aspek kekuatan terkait dengan kemampuan bahan tersebut menahan beban. Aspek ini tentunya begitu penting karena sebagai material bangunan, kayu juga harus bisa menahan beban tertentu.

Keindahan

Beberapa kalangan mungkin akan menilai bahwa keindahan bukan aspek penting yang perlu diperhatikan saat memilih kayu untuk konstruksi bangunan. Dalam beberapa hal, pendapat tersebut memang benar. Tapi untuk konstruksi yang terlihat, keindahan menjadi aspek yang tak bisa diabaikan. Toh, bagaimanapun juga, salah satu alasan kita menggunakan kayu sebagai elemen bangunan adalah karena keindahannya. Apa jadinya bila kita memilih kayu untuk konstruksi bangunan tapi malah membuat bangunan terlihat jelek? Padahal, semestinya penggunaan kayu bisa membuat ruangan dan facade menjadi lebih etnis, tradisional, atau natural.

Stabilitas

Kestabilan kayu merujuk pada kemudahan kayu mengembang dan menyusut. Semakin stabil kayu, kayu akan cenderung tidak cepat mengalami kembang susut. Kembang susut dipengaruhi berbagai faktor seperti suhu dan kelembaban. Ketika kayu untuk konstruksi bangunan cepat mengembang dan menyusut, keselamatan pengguna bangunan bisa menjadi taruhannya.

alterntif text

Ketersediaan dan Sustainbilitas

Ketersediaan kayu biarpun bukan faktor teknis seperti yang lain tetap wajib diupayakan. Pilih kayu yang supplynya tersedia dan berasal dari pohon yang tidak terancam punah. Usahakan juga menggunakan kayu yang bukan berasal dari aktivitas illegal logging.

Ketahanan

Aspek lain yang bisa kita andalkan adalah aspek keawetan. Aspek keawetan mengindikasikan seberapa tahan kayu itu terhadap faktor perusaknya terutama dari golongan biotik. Mengapa biotik? Sebab sebagai bahan organik, kayu lebih rentan terhadap serangan hama seperti jamur dan serangga dibanding bahan anorganik seperti plastik. Ancaman hama kayu sendiri bisa berasal dari beberapa contoh serangga dan jamur di bawah ini:

Totor

kumbang-teterAdalah serangga yang larvanya hidup di dalam kayu. Larva akan memakan kayu di bagian dalam sehingga kerusakan yang ditimbulkan baru akan diketahui setelah kerusakan parah terjadi. Ciri serangan hama ini beragam, namun di antara tanda yang meyakinkan adalah adanya lubang pada kayu, suara lebih nyaring saat kayu diketuk, dan munculnya kotoran bubuk halus.

Rayap

Rayap adalah serangga koloni yang dekat kekerabatannya dengan kecoa. Berbeda dengan totor, serangan serangga ini umumnya lebih masif karena dilakukan bersama-sama. Ciri infeksinya bisa ditandai dengan munculnya gundukan pada permukaan kayu.rayap

Kutu

Kutu atau bugs umumnya menyerang serat alam seperti eceng gondok dan rotan. Namun tak jarang juga beberapa kutu ditemukan merusak kayu.

Serangga Lain

Selain ketiga serangga di atas, masih banyak insekta lain yang kerap merusak berbagai jenis kayu untuk konstruksi bangunan. Sebut saja semut hingga wood boring beetle dari jenis yang lebih spesifik.

Jamur Stain dan Permukaan

Jamur juga bisa menyebabkan kerusakan pada kayu. Ancaman jamur sendiri bisa dibedakan menjadi dua, yang pertama ancaman dari jamur noda dan yang kedua ancaman dari jamur permukaan. Jamur noda berukuran mikroskopis dan nodanya tak bisa hilang, sedangkan jamur permukaan berukuran makroskopis dan pada awal kemunculannya masih bisa dihilangkan dengan dilap saja.

Contoh Jenis Kayu untuk Konstruksi Bangunan yang Bagus

Lantas apa jenis kayu yang bagus untuk bahan bangunan? Jawabannya sebenarnya sangat banyak, namun beberapa contoh berikut ini bisa Anda andalkan:

Jati

Nama jati tentu sudah tak asing di telinga kita. Teak atau jati memiliki kualitas sangat baik sebagai bahan konstruksi karena sifatnya yang awet, kuat, mudah diolah, dan memiliki tampilan visual yang cantik.

Merbau

kayu-merbauMerbau memang tidak seawet jati. Bila jati termasuk dalam kayu kelas awet I, merbau hanya masuk di kelas I dan II. Namun demikian, kayu ini tetap bagus sebagai konstruksi bangunan. Selain itu, kayu ini juga memiliki serat unik yang putus-putus sehingga membuatnya menarik.

Akasia

Kayu akasia juga tidak seawet dan sekuat jati. Namun demikian, kayu ini memiliki banyak peminat karena harganya yang lebih terjangkau.

Meranti

Meranti adalah jenis kayu untuk konstruksi bangunan lain yang kerap digunakan. Jenis kayu ini pun biasa dimanfaatkan dalam industri kayu lapis.kayu-glugu-untuk-bahan-bangunan

Glugu

Keunikan ini wajar sebab glugu adalah kayu dari tumbuhan monokotil yang berbeda dengan kayu lain yang kebanyakan dari tumbuhan dikotil. Glugu sendiri tergolong awet dan memiliki tampilan visual yang menawan.

Demikian beberapa contoh jenis kayu untuk konstruksi bangunan. Supaya kayu lebih awet, gunakan BioCide!

biocide

Meningkatkan Kualitas Kayu untuk Konstruksi Bangunan dengan BioCide Insectcide

Dari jati, mahoni, sampai merbau, memiliki karakteristik yang secara alamiah cocok untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Kayu-kayu tersebut umumnya kuat, tahan lama, menawan, stabil, dan juga legal dikomersilkan. Tapi apakah kita lantas mengandalkan karakteristik alami kayu itu saja?

Untuk kebutuhan berat seperti konstruksi bangunan, jangan hanya mengandalkan keunggulan alami kayu. Peningkatan kualitas kayu sangat perlu dilakukan, dan seleksi ketat kayu pun harus diupayakan. Ini dilakukan mengingat kayu untuk kebutuhan ini akan memengaruhi safety sebuah gedung.

Misalnya saja dalam hal ketahanan. Secara umum, jati adalah kayu yang sangat tahan jamur. Tapi kita jelas tak bisa membeli sembarang jati di pasaran lalu menggunakannya untuk elemen struktur gedung. Sebab, tiap kayu jati kadang berbeda-beda. Apalagi saat ini di pasaran, terdapat banyak jati muda. Jati-jati muda tersebut memiliki ketahanan yang jauh di bawah jati tua.

Seleksi wajib dilakukan dengan ketat. Selanjutnya, peningkatan kualitas pun masih harus dilakukan. Dalam upaya peningkatan ketahanan kayu, kami menyediakan obat pengawet BioCide Insecticide untuk Anda.

Apa itu BioCide Insecticide?

BioCide Insecticide adalah insektisida racun kontak dan lambung. Insektisida ini memiliki kemampuan menjadikan kayu Anda jadi lebih tahan hama serangga seperti:

  1. Rayap
  2. Totor / teter / kumbang bubuk
  3. Bugs
  4. Woodworm
  5. Tawon pengebor kayu
  6. Semut pengebor kayu
  7. Lebah pengebor kayu
  8. dan berbagai jenis hama serangga lainnya

BioCide Insecticide menggunakan zat aktif cypermethrin 100 EC. Produk ini mampu bekerja dengan sangat efektif, efisien, dan lebih hemat. Hemat? Ya, salah satu keunggulan utama BioCide Insecticide adalah pemanfaatannya yang sangat hemat. Sebab, Anda bisa menggunakannya dalam jumlah sedikit untuk kayu yang sangat banyak, menggunakan pelarut air, dan juga lebih terjangkau harganya.

BioCide Insecticide juga lebih aman digunakan karena bahan aktifnya lebih degradable. Produk ini pun bukan insektisida sistemik yang cenderung menghasilkan residu lanjutan di alam.

Bagaimana cara menggunakan obat pengawet ini pada kayu untuk konstruksi bangunan? Jawabannya sangat mudah. Anda hanya perlu melarutkan BioCide ke dalam air. Larutan tersebut kemudian diresapkan pada kayu dengan cara perendaman, penguasan, atau pencelupan. Pilih saja metode yang kiranya paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Misalnya, Anda ingin hasil yang lebih baik, maka teknik rendam dan vakum tekan kami sarankan. Tapi bila Anda ingin cara yang praktis, metode kuas dan celup cukup dilakukan.

Dengan BioCide Insecticide, Makin Banyak Kayu untuk Konstruksi Bangunan

Penggunaan BioCide Insecticide membuka jendela baru pemilihan kayu untuk bangunan. Apabila dulu kayu-kayu yang tidak tahan serangga selalu dihindari, dengan BioCide Insecticide kita tak perlu melakukan ini lagi. Kita bisa meningkatkan kualitas kayu yang tak begitu tahan hama menjadi sangat tahan hama. Ini jelas menguntungkan bagi semua pihak, baik bagi konsumen ataupun bagi Anda selaku produsen kayu konstruksi. Konsumen akan lebih memiliki banyak opsi dengan harga yang bisa jadi lebih murah. Adapun, produsen kayu bisa menawarkan alternatif kayu yang lebih banyak sehingga pasar tidak menjadi jenuh.

Cara Membeli BioCide Insecticide

Yuk, beli BioCide Insecticide sekarang juga. BioCide Insecticide kini bisa didapatkan dengan cara yang sangat mudah. Proses pembelian bisa dilakukan secara langsung ataupun secara online. Untuk pembelian secara langsung, Anda bisa mengunjungi kami di Bio Service Point yang berlokasi di Surabaya, Yogyakarta, dan juga Jepara. Anda pun bisa mengunjungi agen kami yang berada di Surabaya hingga Surakarta. Silahkan kontak Customer Service kami untuk informasi lebih lanjut lokasi agen kami yang paling dekat dengan alamat Anda.

Adapun, untuk pembelian secara online, Anda bisa melakukan di antiserangga.com secara langsung. Hubungi saja Customer Service kami melalui kontak yang tersedia. CS kami pasti akan melayani Anda dengan ramah dan sangat profesional. Jadi tunggu apalagi? Yuk segera beli dan nikmati kelebihan BioCide Insecticide untuk usaha Anda!

Simpulan

Ada banyak hal yang bisa kita simpulkan dari penjelasan di atas. Agar makin jelas, berikut ini kami buat poin-poinnya.

  1. Meski secara umum kayu adalah material dengan bahan dasar yang sama, namun tiap jenis kayu memiliki kualitas sendiri-sendiri. Tidak semua kayu bisa digunakan oleh manusia dengan mudah. Apalagi ketika sudah masuk dunia usaha.
  2. Dari berbagai kebutuhan akan kayu, kita sangat memerlukan kayu untuk konstruksi bangunan. Kayu untuk kebutuhan ini harus memiliki kualitas yang umumnya lebih tinggi dibanding kayu untuk kebutuhan lainnya. Misalnya dari segi kekuatan dan juga keawetan.
  3. Selain memilih kayu yang benar-benar bagus untuk kebutuhan konstruksi, Anda juga wajib meningkatkan kualitas kayu tersebut. Apalagi dari segi ketahanan terhadap serangga. Pastikan kayu untuk konstruksi bangunan memiliki daya tahan yang baik terhadap rayap sampai totor.
  4. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap hama rayap dan totor, terapkan treatment pengawetan. Kayu yang ditreated biasanya memiliki masa pakai berkali-lipat kayu yang belum diawetkan.
  5. Tapi ingat, gunakan obat pengawet yang bagus untuk kebutuhan ini. Saran kami, gunakan BioCide Insecticide. BioCide Insecticide akan membuat kayu jadi tahan totor, rayap, sampai bugs / kutu. Penggunaan BioCide akan mebuka opsi baru kayu-kayu yang dulunya dihindari untuk kebutuhan konstruksi hanya karena masalah keawetannya yang kurang.

Kiranya, ini yang bisa kami sampaikan di artikel mengenai kayu untuk konstruksi bangunan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda ya. Jangan lupa untuk update artikel di antiserangga.com dan segera pesan BioCide Insecticide. BioCide Insecticide akan buat kayu konstruksi bangunan jadi ekstra awet!

Tips Memilih dan Contoh Jenis Kayu untuk Konstruksi Bangunan yang Berkualitas

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply